Hari/tanggal : Senin, 28 Februari 2022
Gelombang : 23 & 24
Narasumber : Agus Subardana
Moderator : Raliyanti
Tema : Pemasaran Buku
Malam ini pertemun ke 19 dalam pelatihan belajar menulis PGRI.
Seperti biasa tepat pukul 19.00 wib/ 20.00 wita moderator yang bernama ibu Raliyanti memasuki kelas WAG dan menyapa peserta dan mengawali kegiatan malam ini dengan mengajak peserta untuk berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Setelah itu ibu Raliyanti memperkenalkan narasumber malam ini yang bernama Agust Subardana, S.E., M.M dari penerbit Andie.
Sekilas pandang tentang narasumber
Dalam memasarkan buku tentunnya menggunakan strategi dan strategi itulah yang malam ini akan dibahas oleh narasumber.
Di tengah melesunya bisnis di berbagai industri akibat pandemi Covid-19, industri penerbitan buku sekala Global - Dunia justru bertumbuh. Merujuk laporan Nielsen BookScan ICM, penjualan buku di secara global / Dunia hingga akhir 2021 (YTD) mengalami pertumbuhan cukup signifikan.
Strategi pemasaran penjualan buku sangat dipengaruhi oleh banyak aspek dan unik ; Dapat dilihat dari jenis-jenis buku yang di terbitkan. Jenis – jenis buku yang di terbitkan tersebut dikelompokkan menjadi katagori buku. Salah satu contoh Penerbit ANDI Offset menerbitkan buku cukup banyak katagori produk yaitu ada 32 katagori produk buku ( Katagori buku Anak, buku Bisnis, Buku Pertanian, Buku Fiksi - Novel, Buku Pengembangan Diri, Buku Teks , dll ).
Strategi pemasaran pada umumnya di pengaruhi oleh faktor yang meliputi :
1. Faktor Mikro yaitu perantara, pemasok, pesaing dan masyarakat.
2. Faktor Makro yaitu demografi-ekonimi, politik-hukum, teknologi-fisik dan sosial-budaya.
Strategi Pemasaran buku yang telah dipetakan menjadi dua strategi pemasaran yaitu
1. Strategi Pemasaran Buku serangan Udara (on line)
2. Strategi pemasaran buku serangan Darat ( off line ), dengan berlandaskan pada faktor mikro dan faktor makro tersebut di atas. Dua strategi tersebut dapat kita jelaskan secara singkat sebagai berikut :
A. Strategi Pemasaran Buku Serangan Udara. (On Line )
1. Pentingnya Transformasi Digital
Dampak dari pandemi COVID-19 telah mengubah dunia menuju era Low Touch Economy. Era ini ditandai dengan interaksi antar individu yang minim sentuhan fisik atau low-touch, keharusan mengecek kesehatan dan keselamatan, perilaku yang baru hingga pergeseran di sektor-sektor industri., terutama sektor Industri Perbukuan. Perubahan ini tentu akan berdampak ke banyak hal, mulai dari tempat bekerja, Cara belajar – mengajar , kehidupan keluarga hingga aktivitas sosial. Strateginya yang utama yang kita pakai adalah Digital Marketing dalam melakukan transformasi mendasar pada bisnis penerbitan buku .
Adapun Manfaat Digital Marketing antara lain :
👉 Biaya lebih relatif terjangkau atau murah
👉 Daya Jangkauan sangat luas
👉 Mudah menentukan target pasar buku yang akan kita tawarkan sesuai katagori
👉 Komunikasi dengan Konsumen Lebih Mudah
👉 Lebih cepat popular
👉 Sangat Membantu Meningkatkan Penjualan
👉Mudah di evaluasi dan di kembangkan
Strategi On Line ini kurang lebih ada lima stretegi yang kami lalukan yaitu
1. Melakukan pengelolaan secara intens terhadap buku-buku best seller-nya, yang saat ini jumlahnya mencapai 100 best selle.
2. Kami Penerbit ANDI juga massif menggelar program Pre Order melalui toko buku online, e-Commerce, maupun reseller individu. “Tak hanya itu, kami juga menjual merchandise, e-book, hingga buat content.
3. Penerbit ANDI juga melakukan optimalisasi di semua lini produk, baik optimalisasi promosi, branding, hingga reseller. “Objektifnya, buku sudah bukan lagi untuk dibaca, melainkan sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat".
4. Penerbit ANDI juga melakukan optimalisasi stock produk melalui program bundling dan online.
5. Penerbit ANDI Offset juga mengelola Dead Stock, yakni mengelola buku-buku yang tidak terjual melalui program diskon dan melakukan books fair / pameran buku secara On Line.
Pemasaran Buku Lewat Komunitas
Kita tentunya punya komunitas masing – masing sesuai dengan kapasitas kita untuk membentuk komunitas dan relasi , maka gunakanlah jaringan komunitas kita untuk sarana promosi dan penjualan buku . Penjualan lewat komunitas akan lebih efektive dan efisien sehingga tingkat keberhasilan nya lebih tinggi penjualan buku yang kita tawarkan. Kuncinya kita harus proaktive komunikasi dan interaksi dengan komunitas serta dapat menjaga integritas pribadi kita.
Kami Penerbit ANDI juga terus mengadakan aktifitas pemarasan lewat komunitas dengan mengadakan webinar lewat link Zoom , Live ..Youtube TV. ANDI, dengan tema – tema yang menarik.
B. Strategi pemasaran buku serangan Darat (OF LINE ).
Untuk menguasai seluruh wilayah nusantara ini dalam penetrasi pasar buku , kita harus melakukan pemetaan wilayah dengan membuka cabang tiap kota besar yang potensi pasarnya sangat baik. Kami Penerbit Andi telah mempunyai 90 cabang di kota dari Aceh s.d Papua, dengan menempatkan tenaga pemasaran di tiap kantor cabang tersebut.
Strategi pemasaran buku serangan darat ini kita kelompokkan berdasarkan target pasar yang kita tuju , antara lain :
1. Strategi Pemasaran di Toko Buku
Penerbit Buku yang mampu memproduksi sendiri dan mempunyai mesin percetakan sendiri , sebagian besar sebagai pemasok Toko buku di Indonesia. Untuk bisa masuk dan sebagai pemasok rutin di toko buku maka kita perlu pemetaan jenis toko buku. Toko buku ini kita petakan menjadi tiga jenis yaitu Toko Buku Modern, Toko Buku Semi Modern, dan Toko Buku Tradisional.
Untuk mempertajam pemasaran di toko buku dapat kita lakukan Strategi Promosi di toko buku Modern ada berbagai macam cara yang perlu kita lakukan , antara lain :
- Menguasai display buku , supaya tampilan buku dapat terlihat dan menonjol .
- Mengadakan promosi di internal toko dengan memasang produk di Neon Box, X Banner
- Mengadakan Bedah Buku , Talkshow dan potongan Harga pada buku tertentu atau periode tertentu.
- Mengadakan event tematik sesuai moment bulan berjalan (program Ramadhan, Program TAB, Program TAM , dll )
- Dan masih banyak lagi program promosi di toko buku modern yang dapat kita lakukan , kuncinya kita proaktive komunikasi dengan pihak internal Toko Buku modern tersebut.
2. Strategi pemasaran buku yang terakhir yaitu Directselling
Direct selling atau penjualan langsung dapat menjadi cara yang efektif untuk membangun bisnis yang fleksibel dan berbiaya rendah. Cara ini memungkinkan kita untuk mengurangi biaya iklan, menghindari biaya overhead, dan membangun hubungan pelanggan yang tahan lama dan jangka panjang. Produk-produk Penerbit ANDI Offset tersebut dipasarkan dan dijual langsung melalui perwakilan penjualan independen yang dikenal juga sebagai Sales Direct selling .
Refleksi : Setelah menerbitkan buku kita harus tahu strategi pemasarannya bisa juga kita mempromosiksn buku kita lewat WA Group, Fb (medsos) atau kepada kolega kita , familli kita dansiapa saja yang kita kenal atau kita temui. Disamping strategi-startegi yang kita pelajari malam ini, semoga buku kita nanti laku dipasaran.
Tetap semangat 💪
Salam Literasi 💓
Lengkap euy hehe
BalasHapusSemngat membuat buku solo bunda.
keren
BalasHapusLengkap semoga resumenya bisa jadi buku
BalasHapusSemangat terus menulis, siap terbit
BalasHapusmantap dan enak bacanya. tinggal bagaimana kita bisa ikut menerapkannya dalam penjualan buku solo kita esok...
BalasHapusSemangat menerbitkan buku Bu....
BalasHapusBikin buku solo dengan penerbit ANDI, mantap Bun
BalasHapusYukkkkk semangat menerbitkan buku solo
BalasHapusmantuuuullll melaju....
BalasHapusMantap siap menuju buku solo semangat bu
BalasHapusOptimalkan tuk menjadi buku solo tetap konsisten ..
BalasHapus