Refleksi yang di tuangkan melalui Curahan Hati
Pagi ini saya terbangun dan langsung saya menghampiri laptopku, dan saya melihat lagi resumeku
semalam yang sudah dipublikasikan. Saya merasa bangga bisa membuat resume kendatipun masih jauh
dari kesempurnaan.
Saya meggerutu setelah melihat dan membaca resume bapak/ibu
guru yang luar biasa bagus.
Kenapa resume saya tidak sebagus, selengkap dan seindah dan
mantap seperti punya teman-temanku.
Saya menginstrospeksi diri dan menecari kekurangan dari resume saya, yang pertama saya temui
biodata atau selayang pandang tentang nara sumber masih saya input secara copy paste, awalnya saya
sudah menulis kata-kata sendiri tetapi saya terkecoh dengan biodata /CV dari nara sumber akhirnya
saya mengupload semuanya.
Berikutnya saya masih tudepoint hanya kata –kata inti yang diambil dan kembangkan sedikit saja,
seharusnya kita harus bernarasi dan mengisahkan sedikit panjang tentang materi inti yang disajikan
oleh nara sumber sehingga kekuatan
berimajinasi kita dalam menulis bisa terasa.
Ketiga, saya mengakui bahwa saya masih harus banyak belajar dari teman-teman bapak/ibu guru di
group menulis gelombang 23 dan 24 serta para nara sumber yang super hebat agar pada resume kali
depan saya sudah beranjak
lebih baik lagi.
Terimaksih atas kebersamaan kita,
Salam literasi,,
Tetap semangat
Untuk menggapai yang diinginkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
tambahkan