Sejak malam hujan mengguyur kota Kupang....
Rencanaku hari ini aku mau pulang kampung karena ada urusan yang mengharuskan kehadiran saya
sehingga dari kemarin saya sudah mengajukan permohonan ijin ke ibu kepala sekolah untuk tidak
melaksanaka tugas mengajar atau masuk sekolah dalam waktu 3 hari kedepan. Namun apa yang terjadi
sejak bangun pagi hujan masih tetap mengguyur kota kupang, sehingga saya urungkan niatku untuk
berangkat pagi ini sambil melihat cuaca sampai dengan siang nanti.
Untuk menempuh perjalanan kekampung tanah kelahiranku tepatnya di Kabupaten Malaka Propinsi
Nusa Tenggara Timur ada 2 alternatif jalan, bisa lewat jalur umum jalan propinsi yang melewati
kabupaten Kupang, kabupaten TTS ( Soe ), melewati kabupaten TTU ( Kefamenanu )dan Kabupaten Belu, baru
kita kearah selatan kurang lebih 60km perjalanan baru tiba di kabupaten Malaka.
Jalur alternatif yang
satunya kita melalui jalur selatan dimana perjalanan dari kota kupang, melewati kabupaten Kupang dan
TTS ( Soe ) kita menyisir jalur selatan ( Pantai Kolbano ) yang sangat indah pemandangannya namun
harus penuh hati-hati karena jalannya belum terlalu baik sehingga saya memilih untuk belum
berangkat.
Mengisi waktu pagi ini saya mengambil laptopku dan menari-nari diatas tusts mengisahkan cerita pagi
ini sambil menikmati iringan musik yang dimainkan oleh suamiku.
"Hujan kau batalkan janjiku"
Manusia boleh merencanakan Tuhanlah yang menentukan, saya mengimani itu dan saya berpasrah atas
kehendak Tuhan, andai Tuhan mengijinkan maka saya bisa berangkat hari ini.
Semoga hujan pagi ini membawa berkat bagi kita semua, dan saya mengajak kita untuk menjaga
kesehatan meningkatkan imun tubuh kita.
Salam Literasi
Salam Sehat
Tetap semangat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
tambahkan