Rabu, 19 Januari 2022

Hujan kau batalkan janji

Sejak malam hujan mengguyur kota Kupang....

Rencanaku hari ini aku mau pulang kampung karena ada urusan yang mengharuskan kehadiran saya

 sehingga dari kemarin saya sudah mengajukan permohonan ijin ke ibu kepala sekolah untuk tidak

 melaksanaka tugas mengajar atau masuk sekolah dalam waktu 3 hari kedepan. Namun apa yang terjadi

 sejak bangun pagi hujan masih tetap mengguyur kota kupang, sehingga saya urungkan niatku untuk

 berangkat pagi ini sambil melihat cuaca sampai dengan siang nanti.


Untuk menempuh perjalanan kekampung tanah kelahiranku tepatnya di Kabupaten Malaka Propinsi

 Nusa Tenggara Timur ada 2 alternatif jalan, bisa lewat jalur umum jalan propinsi yang melewati

 kabupaten  Kupang, kabupaten TTS ( Soe ), melewati kabupaten TTU ( Kefamenanu )dan Kabupaten Belu, baru

 kita kearah selatan kurang lebih 60km perjalanan baru tiba di kabupaten Malaka.

 Jalur alternatif yang

 satunya kita melalui jalur selatan dimana perjalanan dari kota kupang, melewati kabupaten Kupang dan

 TTS ( Soe )  kita menyisir jalur selatan ( Pantai Kolbano ) yang sangat indah pemandangannya namun

 harus penuh hati-hati karena jalannya belum terlalu baik sehingga saya memilih untuk belum

 berangkat.

Mengisi waktu pagi ini saya mengambil laptopku dan menari-nari diatas tusts  mengisahkan cerita pagi

 ini sambil menikmati iringan musik yang dimainkan  oleh suamiku.

"Hujan kau batalkan janjiku"

Manusia boleh merencanakan Tuhanlah yang menentukan, saya mengimani itu dan saya berpasrah atas

 kehendak Tuhan, andai Tuhan mengijinkan maka saya bisa berangkat hari ini.


Semoga hujan pagi ini membawa berkat bagi kita semua, dan saya mengajak kita untuk menjaga

 kesehatan meningkatkan imun tubuh kita.

Salam Literasi

Salam Sehat

Tetap semangat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tambahkan

RASA YANG TERCECER