Menjadikan
Menulis sebagai Passion
Hari/ Tanggal
: Rabu, 19 Januari 2022
Pemateri : Dra. Sri Sugiastuti,
M.Pd
Moderator
: Helwiyah
Topik
: Menjadikan Menulis
Sebagai Passion
Resume ke
: 2 ( Dua )
Gelombang
: 23
Salam Literasi...
" Beberapa orang memimpikan kesuksesannya, sementara yang
lainnya bangun setiap
pagi untuk mewujudkan mimpinya"." Wayne Huizenge"
Malam ini terasa sangat menggembirakan hati, malam kedua saya harus duduk manis
dimuka laptop acerku untuk menyimak materi dari nara sumber hebat
pada pertemuan
kedua pelatihan belajar menulis PGRI gelombang 23.
Untuk menjadi penulis hebat, sering-sering mengisi bahan bakar
kita dengan membaca buku-buku hebat. Agar motivasi kita selalu terbakar dan
menyala.
Materi mala mini, akan menginspirasi kita untuk konsisten menulis
dan menjadi penulis yang kreatif.
Mari berkenalan dengan nara sumber hebat hari
ini.
Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd yang biasa disapa bunda kanjeng, Beliau
seorang Blogger, Guru pegiat litersi dan pengurus PGRI Surakarta Jawa Tengah.
Beliau menamatkan studi S1 di FKIP Bahasa Inggris UNS dan S2 di UMS.
Bunda Kanjeng memiliki motto: Bersemangat menggapai ridha Allah dengan
berbagi dan sulahturahmi.
Writing
is My Passion
Berbicara tentang gairah, tentunya setiap kita memiliki rasa itu. Satu
ketika saya diperhadapkan pada situasi yang sangat-sangat menggairahkan apa
yang harus saya lakukan? Saya akan melakukan segala cara agar gairah saya itu
dapat tersalurkan. Begitupun malam ini, Bunda kanjeng memilih tema Writing is
my passion? Karena sutu gairah itu tidak akan pernah padam. Bunda kanjeng
menggiring peserta untuk memiliki gairah menulis dan menulis, Karena orang yang
memiliki gairah biasanya kreatif, penuh semangat dan selalu bahagia karena
memiliki banyak harapan Yang paling terpenting Bapak/ibu hebat harus bangga
dengan potensi diri yang dimiliki.
Ketika kita hadir didunia, kita adalah pemenang. Sudah diberi
talenta dan akal sehat, tinggal kita mengasah dan melejitkan potensi tersebut.
Luar biasa motivasi dari Bunda kanjeng.
Mengapa Menulis Menjadi Passion yang menjanjikan?
·
Kemampuan menulis
dipandang sebagai indikator intelektualitas dan kematangan berpikir.
· Hingga hari ini, profesi
penulis adalah salah satu pekerjaan yang sangat dihormati dan dihargai secara
sosial.
Kendala Dan Hambatan
· 👉 Merasa tidak bakat menulis
Seorang penulis pemulis terkadang merasakan hal
itu, memulai menulis dengan rasa pesimis atau tidak yakin dan akhirnya malas
dan putus asa akhirnya mengulang dari awal.
· 👉 Tidak memiliki waktu untuk menulis
Tergantung bagaimana kita memanajemen waktu,
setiap orang memiliki kesibukan yang berbeda. Kita menulis bukan karena ada
waktu tetapi kita menyediakan waktu untuk menulis.lama kelamaan menjadi satu
kebiasaan yang terpola.
· 👉Tidak memiliki ide
Alasan klasik yang selalu menghantui penulis pemula
adalah tidak adanya ide. Sepereti yang sudah disampaikan oleh Om Jay pada
materi hari pertama bahwa ide bisa ad dimana saja, dari apa yang kita rasakan,
kita lihat dan kita tau dapat kita tuangkan dalam tulisan, semua kembali kepada
kita apakah ada gairah untuk menulis atau tidak.
· 👉 Tidak mau dikritik
Terkadang orang tidak ingin dikritik, ternyata
kritik adalah sarana untuk kita dapat merefleksi diri, merubah diri karna
kritik itu sendiri adalah bagian dari penilaian seseorang atau kelompok yang
justru akan mengembangkan kemampuan dan meningkatkan kemampuan diri kita untuk
memperbaiki kesalahan dan kembali menjadi yang terbaik.
· 👉 Tidak suka menulis
Pada hakekatnya menulis adalah menyampaikan
pesan secara simbolik yang dituangkan dalam tulisan,namun terkadang orang tidak
suka menulis, Kenyataannya manusia tidak
lepas dari menulis yang membedakan adalah tujuan dari menulis tersebut.
Materi malam ini sangat bermanfaat bagi kita
penulis pemula, dari apa yang dipaparkan oleh Bunda Kanjeng bagaimana kita
memulai menulis dan mengatasi kendala tersebut diatas melalui kata mengapa.
“Mengapa”?
Alasan untuk kita Menulis
· 👉Mengapa kita menulis ?
Lebih filosofis dan berhubungan dengan nilai,visi dan misi hidup kita didunia
· 👉 Bagaimana cara kita menulis ?
Lebih bersifat teknis dan jawabannya cenderung mudah dipelajari melalui proses.
· 👉 Kapan Kita mulai menulis?
Secepatnya kita harus niatkan untuk membuat
karya yang asli dari diri kita.
Motivasi menulis: hadis Nabi yang mengatakan “ Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang paling bermanfaat untuk manusia lain ( Khoirunnas anfa’ uhum linnas).
Memotivasi diri dengan menggairahkan diri
untuk mulai menulis dan menulis.
Langkah-Langkah Menjadi Penulis Yang Baik
· 👉 Read : Untuk menjadi seorang penulis yang baik , kita perlu membaca banyak buku baik yang bersifat general(umum) maupun spesifik(misalnya sesuai sesuai dengan background akademik atau interest pribadi kita. Sehingga tidak ada alas an untuk kita tidak membaca karena dengan membaca pengetahuan kita tentang menulis akan bertumbuh dan terasah karena ide akan muncul seiring dengan tulisan-tulisan yang kita sudah baca sebelumnya.
· 👉 Discuss : hal ini penting karena ide dan gagasan seringkali muncul saat kita mendialektikakan bahan bacaan yang kit abaca dengan bacaan orang lain atau dengan diri kita sendiri. Bila diperlukan, ada baiknya kita memiliki mentor menulis yang tepat.
· 👉 Look & feel : Baik secara langsung maupun apa yang kita lihat dan baca di media.
· 👉Socialize : Berapa banyak pengetahuan,pengalaman dan kisah orang lain yang
dapat kita serap.
Writing Preparation
Pada tahap ini , bagaiman penulis mempersiapkan diri saat menulis ?
·
Menggali dan menemukan
gagasan/ ide
Kegiatan ini bisa dilakukan melalui pengamatan baik terhadap kejadian atau peristiwa yang terjadi, imajinasi, dan kajian pustaka. Untuk mempermudah proses penemuan ide, cara efektif yang dapat digunakan adalah melalui brainstorming.
·
Menentukan tujuan , genre,dan
segmen pembaca.
Sasaran pembaca akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam menentukan warna tulisan.Selain itu, kita harus memastikan bahwa tulisa yang kita hasilkan akan marketable.
·
Menentukan Topik
Misalnya tujuan menulis untuk memberikan informasi yang benar tentang kesehatan. Genrenya tulisan popular. Jika sasarannya adalah orang tua (manula) maka penulis bisa menentukan tulisan misalnya dengan topic “ Hidup sehat di usia senja”
·
Membuat outline
Kerangka tersebut menunjukkan gambaran materi yang akan ditulis. Menulis outline cukup cukup dengan garis besarnya saja. Karakteristik outline yang baik memiliki kesederajatan yang logis,kesetaraan struktur,kepaduan dan penekanan dapat dikatakan bahwa pesan yang akan disampaikan seorang penulis harus runtut atau berkesinambungan.
·
Penulis wajib membaca
banyak buku
Sumber bacaan lain untuk
memperkaya perspektif dan referensi. Selain itu agar semakin banyak ide atau
gagasan yang dapat dikembangkan. Apabila sudah menemukan topic, maka bahan
bacaan yang dikumpulkan sesuai dengan topic yang sudah ditentukan.
Menulis itu harus sabar
Disaat memulai menulis
munculkan semangat dan jangan ada keraguan, focus pada ketentuan dalam prose
menulis.
Tulislah semampu kita terlebih dahulu. Jangan berpikir harus sempurna, dan jangan terlalu idealis.
Tak terasa waktu 2 jam begitu cepat berlalu, dan kini tibalah saatnya untuk Bunda Kanjeng menyampaikan Clossing Statementnya :
Menulis buku adalah pekerjaan mulia. Jadikan menulis sebagai passion. Jangan pernah takut tulisan jelek atau tidak adad yang mau membaca. Tetaplah berada di komunitas Literasi. Ikuti nubar nulis bareng di buku Antologi sebagai jembatan menjadi penulis buku solo.
Luar biasa materi malam ini,
menambah wawasan serta pengetahuan sebagai penulis pemula agar tetap bergairah
untuk mulai menulis dan menulis.
Salam sehat
Tetap semangat
Salam Literasi.
Bagus banget resumenya Bu
BalasHapusTerimakasih Bundaku...maaf baru belajar.
HapusTerimakasih pak...atas motivasinya bagi saya. Daya memyadari tulissn saya masih jauh dsri sempurna dan tampilan blog sayapun masih lugu...hhhh
BalasHapus