Siaga Dengan Covid Corona-19
Peserta didik hanya siff 1 yang didatangkan untuk mendapat pelayanan, sedangkan pendidik dan tenaga kependidikan semuanya diwajibkan untuk mendapat pelayanan. Ada beberapa tenaga pendidik tidak hadir untuk di swab entahlah alasan apa tidak diketahui, sepertinya ada yang merasa kuatir dengan hasil yang akan didapatinya. Sebelumnya sudah ada 2 tenaga pendidik kami yang dinyatakan positif covid-19.
Kemarin hari senin tanggal 21 februari 2022 tepat pukul 10.00 wita pelayanan dimulai, kami pendidik dan tenaga pendidik didahulukan untuk diswab. Hasilnya ada 11 orang yang terdiri dari pendidik dan tenaga kependidikan yang dinyatakan positif terinfeksi covid-19. Dan peserta didik siff 1 yang diswab ada 14 orang anak yang dinyatakan positif terinfeksi covid-19. Bagi yang terkapar melakukan isomah selama 14 hari.
Seiring dengan merebaknya covid-19 yang menyebar di kota Kupang, hampir seluruh kelurahan di kota Kupang sudah zona merah maka dari pihak dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Kupang mengeluarkan surat edaran untuk semua satuan pendidikan ( PAUD/Kesetaraan, SD dan SMP) di wilayah Kota Kupang yang selama ini melaksanakan pembelajaran secara off line ( tatap muka ) untuk sementara waktu dihentikan dan dilaksanakan secara online (daring) terhitung tanggal 22 februari sampai dengan tanggal 22 maret 2022, dan apabila sebelum tanggal 22 Maret 2022 status covid-19 di wilayah Kota Kupang menurun maka pembelajaran kembali dilaksanakan secara off line, (tatap muka di kelas). Bagi pendidik dan tenaga kependidikan tetap melaksanakan tugas dengan pembagian siff yang hadir di sekolah 50% dan tetap memperhatikan protokol covid-19.
Besar harapan semoga pendidik dan tenaga kependidikan serta peserta didik yang terpapar virus covid-19 dapat cepat pulih dan sehat kembali.
Marilah kita taat prokes dengan memakai masker, cuci tangan dan menghindari kerumunan.
Salam sehat, Tuhan memberkati kita semua.
Semoga selalu sehat kita semua.
BalasHapusAmin...terimakasih bunda.
BalasHapusSemoga kita selalu sehat Bu. Maklum saja ada ketakutan di antara kita ketika mau di swab. Takut di cap sebagai terpapar ..
BalasHapusIya Pak Guru...
BalasHapus