Kamis, 10 Februari 2022

Kiat Menulis Cerita Fiksi

 Kiat Menulis Cerita Fiksi

   Pertemuan ke 11 Gelombang 23 & 24
Resume    :

Hari/tanggal : Rabu, 9 Februari 2022

Pertemuan   : 11

Nara Sumber: Sudomo, S.Pt

Moderator    : Helwiyah


Salam Literasi !!

Hujan mengguyur kota kupang sejak siang hari hingga malam hari, Persaaanku tak seperti biasanya, bergejolak merintih akan situasi ini. Apalah daya alam sementara berkabung duka sehingga tetesan air menetes tak terbendung. Gelap mencekam seiring curahan hujan yang semakin deras. Saya terlelap dalam situasi ini, akhirnya kuputuskan untuk resume baru direkap esok harinya. 

Moderator Bu Helwiyah memasuki ruangan maya kelas BM dan menyapa peserta sembari memberikan motivasi dan semangat, Sambil mempersiapkan Nara sumber hebat untuk memasuki ruangan kelas. Nara sumber yang tak kalah hebat dari nara sumber-nara sumber sebelumnya. Beliau orang pertama yang membuat resume  kelas menulis dalam bentuk fiksi.

 Mari berkenalan dengan nara sumber kita:

 Nama lengkap           : Sudomo, S.Pt.

Nama pena                : Momo DM

Tempat, tanggal lahir   : Sukoharjo, 27 Maret 1975

Jenis kelamin             : Laki – Laki

Pekerjaan                  :Guru IPA SMP Negeri 3 Lingsar Lombok Barat

Pendidikan terakhir    : S1 Peternakan Universitas Diponegoro

Alamat lengkap         : Jalan Adi Sucipto Gang Perjuangan RT 004 RW 023

                                      Lingkungan Baturaja Kelurahan Ampenan Tengah

                                      Kecamatan Ampenan Kota Mataram NTB 

Nomor HP/WA           : 08175701827

Alamat blog pribadi    :  www.eigendomo.com

Akun media sosial      :

a.         Facebook              :Mazmo Lombok

b.        Twitter/Instagram :@momo_DM

Karya yang pernah dipublikasikan:

a.         Fiksi

1. Menerbitkan kumpulan flash fiction 123 kata tentang ibu dan perempuan berjudul CERMIN melalui jalur self-publishing di Nulisbuku.com tahun 2011;

2. Menerbitkan sekitar 30 judul antologi flash fiction/cerpen bersama penulis lainnya lewat jalur self-publishing di Nulisbuku.com tahun 2011 – 2014;

3. Menerbitkan antologi flash fiction bersama penulis lainnya berjudul THE COFFEE SHOP CHRONICLES lewat penerbit PT By Pass tahun 2012;

4. Menerbitkan antologi cerpen bersama penulis lainnya berjudul DEAR MAMA lewat penerbit PT Gradien Mediatama tahun 2013;

5. Menerbitkan antologi cerpen tentang bumi berjudul PERSEMBAHAN PADA BUMI bersama penulis lainnya tahun 2014;

6. Menerbitkan antologi cerpen horor bersama penulis lainnya berjudul HORORIS CAUSA  lewat penerbit AG Pressindo Yogyakarta 2016;

7. Menerbitkan kumpulan cerpen duet dengan Iit Sibarani berjudul Di Penghujung Pelukan lewat penerbit Mediakita Jakarta 2017;

8.   Menerbitkan kumpulan cerita anam berjudul Pahlawan Antikorupsi: Sudah Adil, Kok! lewat penerbit Funtastic M&C Gramedia Jakarta 2018;

9.  Menerbitkan kumpulan resume Kelas Menulis Gelombang 16 dalam bentuk Cerita Fiksi berjudul Pahlawan Literasi melalui Penerbit Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan Depok 2021;

10. Menerbitkan kumpulan naskah puisi darik tema karakter pendidikan dan profil pelajar Pancasila berjudul Bagimu (Anak) Negeri melalui penerbit Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan Depok 2021.

b.        Nonfiksi

1. Menerbitkan buku saku wisata Lombok seri pantai berjudul DONG AYOK KE LOMBOK! bersama penulis Lombok lainnya lewat penerbit DIMENSI PUBLISHING tahun 2013;

2.  Menerbitkan buku antologi bersama penulis lainnya berjudul MY LIFE AS BLOGGER lewat jalur self-publishing nulisbuku.com tahun 2015;

3. Menerbitkan buku antologi bersama Guru Penggerak Kabupaten Lombok Barat berjudul JEJAK PENGGERAK DARI BUMI PATUT PATUH PATJU lewat penerbit KAMILA EKSPRESS tahun 2022.

Prestasi di bidang kepenulisan:

1. Menjadi Juara III Lomba Menulis Puisi Kategori Umum Tingkat Provinsi NTB yang diselenggarakan oleh Lombok Post dan FIF UMC tahun 2007;

2. Menjadi Juara 1 Lomba Penulisan Desain Pembelajaran Ketahanan Pangan Tingkat Provinsi NTB yang diselenggarakan oleh Badan Ketahanan Pangan Provinsi NTB tahun 2011;

3. Menjadi Juara 1 Lomba Menulis Cerpen dari interpretasi foto setting tempat yang diselenggarakan oleh Travel Agent Eazy Travel Jakarta tahun 2012;

4.   Menjadi finalis dalam Lomba Menulis Cerpen tema Ramadan kategori Perorangan dan Kolaborasi yang diselenggarakan oleh Nulisbuku tahun 2013;

5. Menjadi salah satu dari 25 cerpen pilihan Seno Gumira Ajidarma dalam E Book Thumbstory yang diselenggarakan oleh @ThumbstoryTweet tahun 2014;

6. Menjadi Juara dalam Lomba Menulis Review yang diselenggarakan oleh Gramedia Lombok tahun 2014;

7. Menjadi Juara 2 Lomba Menulis #LettertoHappiness yang diselenggarakan oleh Nulisbuku dan The Bay Bali tahun 2014;

8.  Menjadi Juara 3 Lomba Menulis Naskah Novel dalam sebulan yang diselenggarakan oleh @BulanNarasi, Nulisbuku, dan Plot Point tahun 2014;

9.  Terpilih dalam seleksi calon peserta Workshop Cerpen Kompas di Bentara Budaya Bali tahun 2015;

10.  Menjadi Juara I Lomba Menulis Cerita Rakyat Sasak Bagi Guru se-Lombok Barat yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Daerah Kabupaten Lombok Barat tahun 2016;

11. Menjadi Pemenang III Lomba Menulis Literasi (Menulis Teks) Bagi Guru Se-NTB yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Provinsi NTB tahun 2016;

12. Menjadi Juara I Lomba Menulis Cerita Rakyat Sasak Bagi Guru se-Lombok Barat yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lombok Barat tahun 2017;

13. Menjadi Juara II Lomba Menulis Cerita Rakyat Sasak Bagi Guru se-Lombok Barat yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Lombok Barat tahun 2018;

14. Menjadi Juara I Lomba Menulis Cerita Rakyat Sasak Bagi Guru se-Lombok Barat yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Lombok Barat tahun 2019;

15. Terpilih sebagai salah satu dari 10 Naskah Terbaik Pilihan dalam Sayembara Menulis Buku Bacaan Literasi Bagi Anak SD - SMP yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Provinsi NTB tahun 2019;

16. Menjadi Juara II Lomba Menulis Cerita Rakyat Sasak Kategori Umum yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Lombok Barat tahun 2020;

17. Menjadi 20 Terbaik Kategori Blog PTK dalam acara Proyek Akhir Aksi Nyata Kita Melawan Kekerasan Berbasis Gender yang diselenggarakan oleh Pusat Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI tahun 2020;

18. Juara I Lomba Blog Komunitas Sejuta Guru Ngeblog oleh Satuguru tahun 2021.

Yuk mari menyimak penjelasan dari nara sumber hebat kita, pada malam ini.

 1. Mengapa Harus Belajar Menulis Fiksi ? 

  👉 salah satu aspek yang dinilai dalam Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)                  adalah Literasi Teks Fiksi. Dengan belajar menulis fiksi, tentu seorang guru                  akan lebih mudah membuat soal latihan AKM bagi murid-muridnya.

  👉 Menulis fiksi merupakan cara asyik untuk menyembunyikan dan                              menyembuhkan luka. Dengan menulis fiksi, seorang guru bisa menyuarakan              isi hatinya melalui tokoh-tokoh yang diciptakannya.

  👉 Cerita fiksi merupakan media pembelajaran alternatif yang menyenangkan                bagi murid terutama menyangkut pengembangan karakter dan materi                      pengayaan.


  👉 Menulis fiksi bisa menjadi tambahan poin dan koin, terutama jika dikumpulkan menjadi sebuah buku.

2 • Apa Saja Syarat Bisa Menulis Fiksi?

   👉 Komitmen dan niat kuat untuk belajar menulis fiksi, baik melalui postingan blog         atau kompetisi.

  👉 Kemauan dan kemampuan melakukan riset. Lo, kok, cerita fiksi ada riset juga? Iya,      dong. Tujuannya agar tulisan menjadi lebih nyata. Misalnya, menyangkut latar             tempat.

  👉 Banyak membaca cerita fiksi karya penulis lain. Hal ini akan memperkaya kosa kata   dan juga menemukan gaya menulis.

  👉 Mempelajari KBBI dan PUEBI agar cerita yang ditulis sesuai kaidah kebahasaan.

  👉 Memahami dasar-dasar menulis cerita fiksi. 

3 • Apa Saja Unsur-unsur Pembangun Cerita Fiksi?

   👉  Tema yang merupakan ide pokok cerita. Kiat menemukan tema adalah yang paling      dekat dengan kita. Bisa saja keluarga atau sekolah. Selain itu, pilih tema yang              paling disukai dan kuasai. Hal ini akan memudahkan dalam menyelesaikan cerita.

  👉  Premis yang merupakan ringkasan cerita dalam satu kalimat. Unsur-unsurnya          terdiri dari karakter, tujuan tokoh, halangan/rintangan, dan resolusi. Contoh:                Seorang penyihir muda berjuang melawan penyihir jahat yang akan menguasai          dunia. Contoh tersebut adalah premis dari novel Harry Potter.

  👉 Alur/plot yang merupakan struktur rangkaian kejadian dalam cerita. Terdiri dari          pengenalan cerita, awal konflik, menuju konflik, konflik/klimaks, dan ending.

  👉 Penokohan yang merupakan penjelasan selangkah demi selangkah detail karakter        dalam cerita. Bisa digambarkan secara langsung, fisik dan perilaku tokoh,                    lingkungan, tata bahasa tokoh, dan penggambaran oleh tokoh lain.

  👉 Latar/setting yang merupakan penggambaran waktu, tempat, dan suasana.

  👉 Sudut pandang yang merupakan cara penulis menempatkan diri. Penggunaan              sudut pandang dalam menulis cerita fiksi harus konsisten.

4 • Bagaimana Kita Menulis Cerita Fiksi?

   👉 Niat untuk memulai dan menyelesaikan cerita fiksi. Permasalahan yang dihadapi        oleh penulis adalah mengalami kebuntuan ide menyelesaikan tulisan fiksi.

   👉 Perbanyak membaca cerita fiksi karya orang lain untuk menambah referensi             berupa ide/gagasan/tema, teknik menulis, pemilihan kata, dan gaya penulisan.

   👉 Terkait ide dan genre. Catat segera ide cerita yang terlintas di kepala agar ide tidak       hilang begitu saja. Pilih genre yang disukai dan kuasai. 

   👉 outline/kerangka karangan. 

        a. Kerangka disusun berdasarkan unsur-unsur

          pembangun cerita fiksi

        b.  Menentukan tema agar pembaca mengerti

          lingkup cerita fiksi kita

        c. Membuat premis sesuai tema

        d. Menentukan uraian alur/plot berdasarkan

          unsur-unsurnya

       e. Menentukan penokohan kuat berdasarkan

         jenis dan teknik penggambaran watak tokoh

        dengan baik

       f.  Menentukan latar/setting dengan

         menunjukkan sisi eksotis dan detail

      g.  Memilih sudut pandang penceritaan yang unik

 👉  Mulailah menulis. 

       Membuka cerita dengan baik (dialog, kutipan, 

        kata unik, konflik)

    a.  Melakukan pengenalan tokoh dan latar dengan

      baik dengan cara memaparkan secara jelas

       kepada pembaca

    b. Menguatkan sisi konflik internal dan eksternal

      tokoh

    c.  Menggunakan pertimbangan logis agar tidak

      cacat logika dan memperkuat imajinasi

    d.  Memilih susunan kalimat yang pendek dan jelas

    e.  Memperkuat tulisan dengan pemilihan kata 

       (diksi)

    f.  Membuat ending yang baik

👉  Lakukan swasunting. 

       Dilakukan setelah selesai menulis;

    a. Jangan menulis sambil mengedit;

    b. Memfokuskan penyuntingan pada kesalahan

       pengetikan, pemakaian kata baku dan istilah, 

       aturan penulisan, ejaan, dan logika cerita;

    c. Usahakan menempatkan diri pada posisi

      sebagai penyunting agar tega menyunting

       tulisan sendiri;

    d. Jangan lupa menyiapkan Kamus Besar Bahasa

      Indonesia (KBBI) dan Pedoman Umum Ejaan

      Bahasa Indonesia (PUEBI).

Pada sesi tanya jawab, berikut ini ada ilmu yang menambah wawasan kita terkait cerita fiktif.

Yang perlu disiapkan dalam penulisan cerita fiksi. 

    Outline adalah melakukan riset. Riset bisa dilakukan melalui literatur terkait atau wawancara. Tujuannya agar apa yang kita tulis itu sesuai, terutama menyangkut kedaerahan. Khusus dalam menulis cerita rakyat, bisa saja langsung berkreasi dengan ide pokok..

Membuat alur cerita dan konflik yang menarik 

   Pilih tema yang dekat dengan pembaca. Selain itu, menghadirkan konflik cerita yang logis juga menarik pembaca. Alur runut juga jaminan pembaca betah menyelesaikan membaca. Apalagi alur yang bikin penasaran dijamin akan menarik hati pembaca. 

 " Membaca adalah pusat yang tidak bisa dihindari oleh seorang penulis"- Stephen King.

Dengan banyak membaca, maka semakin mudah menulis. Perbiasakan diri untuk membaca karena  penulis yang baik adalah pembaca yang baik..

     Untuk bisa menghasilkan karya tulisan fiksi yang baik, kuncinya adalah terus belajar, karena dengan terus belajar kita akan seterusnya menjadi pembelajar.

Semangat menulis 💪

    

    



15 komentar:

tambahkan

RASA YANG TERCECER