Senin, 31 Januari 2022

Menulis Buku Mayor Dalam Dua Minggu

                              


Resume 

Hari/tanggal: Senin 31 Jan 2022                              

Pemateri      : Prof.Richardus Eko Indrajit       

Moderator   : Aam Nurhasanah

Topik            : Menulis Buku Mayor dalam Dua Minggu


                                                   Pertemuan ke 7, Gelombang 23 dan 24

Salam Literasi !

 Menjadi seorang yang memiliki kreativitas tinggi
   memang tidak gampang, memerlukan waktu dan
     kebiasaan untuk mengasahnya agar menjadi
                   makin tajam .

             Menulis  bagi sebagian orang adalah hal yang tidak gampang, memerlukan kreativitas tinggi dan memerlukan waktu dan kebiasaan. Kata bijak diatas  sangat  memotivasi saya untuk bergegas menyiapkan diri, menuju ke laptop dan mengintip WAG kelas BM. Tak lama berselang moderator hebat Bunda Aam Nurhasanah membuka pertemun malam ini dengan memperkenalkan nara sumber kita malam ini.

Mari berkenalan dengan nara sumber super hebat kita.

Nara sumber hebat bernama lengkap Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc.,MBA.,Ma.,M.Phil.,M.Si (Lahir di Jakarta , 24 Januari 1969) atau sering disapa Eko Indrajit adalah seorang tokoh pendidikan dan pakar teknologi informatika asal Indonesia yang kini menjabat Rektor Universitas Pradita .

           Bu Aam berkisah bahwa beliau adalah salah satu alumni gelombang 12 yang merasakan sensasi duet kolaborasi dengan Prof.Ekoji. Kata Bu Aam bahwa beliau serasa mimpi melihat buku-bukunya terpajang di rak Gramedia di seluruh Indonesia.
                    Ini sebagian buku-buku bu Aam.



               
                      Bu Aam mempersilahkan Prof. Eko untuk memasuki ruangan kelas BM ,untuk menyampaikan materi. Beliau membuka dengan berkisah bahwa beliau mulai senang menulis itu semenjak tahun 1999, ketika berusia 30 tahun. Karena atas desakan dari para mahasiswa untuk beliau menuliskan hal-hal baru pasca kerusuhan Mei 1998. Lanjut beliau, dari mana saya mulai mendapatkan ide menulis ? Yang Prof.Eko Lakukan adalah ;
Beliau pergi keperpustakaan, mencari buku-buku bahasa Inggris yang berisi ilmu mengenai IT, dan membacanya. Setip beliau menemukan satu gambar yang menarik, beliau meringkas isinya dan disampaikan dalam Bahasa Indonesia yang mudah dipahami. Biasanya satu artikel beliau menjelaskan mengenai satu gambar diagram dalam 3-5 halama. Setelah kurang lebih 3 bulan, tak terasa beliau telah menulis mengenai 50 diagram atau 50 artikel. Dari iseng- iseng saja merangkumnya menjadi satu buku bunga rampai ( campuran artikel seputar IT) dan mengirimkannya ke Gramedia. Ternyata bukunya beliau diborong banyak orang, setelah peristiwa itu, prof. Eko menjadi ketagihan menulis.
Buah dari menulis adalah Beliau dipanggil kesana kemari untuk mengisi seminar di kota-kota di Indonesia. Akhirnya semenjak tahun 2000 Prof. Eko konsisten menulis buku. 

                   Prof. Eko banyak menginspirasi,  peristiwa masa lalu beliau dijadikan sumber inspirasi untuk menyusun buku bersama guru-guru selama masa pandemi, bukan hanya itu saja bahkan beliau berdiskusi dengan para mahasiswanya  yang sedang ketagihan menjadi praktisi open source, yaitu software-software gratis yang berkembang sebagai bentuk protes dari komunitas programer dunia atas dominasi Microsoft yang harus berbayar mahal . terbentuklah group menulis diantara mahasiswa yang tergabung dan diminta untuk setiap mahasiswa menulis satu buku sesuai keahlian mereka, dan beliau sendiri yang menjadi editornya dan bukunya diterbitkan.


                    Prof. Eko mengatakan  Setelah itu , beliau pun semakin ketagihan menulis, karena merasa begitu besar manfaatnya bagi masyarakat. Selain Elexmedia Komputindo dan Penerbit ANDI, beliaupun mulai menulis di penerbit lain seperti Grasindo, dan lain sebagainya.
Perkenalan Prof. Eko  dengan teman-teman di Penerbit ANDI Yogyakarta dimulai dengan acara bedah buku yang berjudul E-Business. Di situ beliau belajar banyak dari mereka bagaimana caranya membuat buku yang laku di pasaran. Pada saat itulah beliau berguru dengan Penerbit ANDI untuk tulisan-tulisan berikutnya. 

                    Prof. eko masih berkisah bahwa saat ayah beliau pensiun, ayahNya ingin sekali mendarmabaktikan pengalamannya bekerja sebagai ahli logistik dengan cara menerbitkan buku. Akhirnya beliau berduet bersama ayah  menyusun buku. Lahirlah buku-buku fenomenal terbitan berbagai penerbit mayor seperti: supply chain management, manajemen persediaan, manajemen outsourcing, manajemen e-procurement, dan business process reengineering.
 Kecintaan Ayah dan anak  akan dunia perguruan tinggi melahirkan pula dua buku, yaitu Manajemen Perguruan Tinggi Moderen dan Welath Management bagi Perguruan Tinggi di Indonesia.

                   
Langkah- langkah untuk menjadi penulis buku mayor dalam waktu 2 minggu :
                    
👉Langkah pertama, kunjungilah EKOJI CHANNEL, dan carilah sebuah konten/tema yang menarik bagi anda.
👉Langkah kedua, tulislah APAPUN YANG SAYA KATAKAN dalam channel youtube tersebut ke dalam 
👉 Langkah ketiga, strukturkan pembahasan tersebut dalam bentuk 5W1H - apakah judulnya (WHAT), mengapa judul tersebut penting (WHY), siapa yang membutuhkannya (WHO), dimana judul tersebut dapat diimpelemntasikan (WHERE), kapan menerapkannya (WHEN), dan bagaimana mengimplementasikannya (HOW).
👉 Langkah keempat, memperlihatkan draftnya  agar dapat  diteliti dan komentari.
👉Langkah kelima, guru diminta terkait MEMPERKAYA pembahasan dengan menambahkan kontennya dari sumber-sumber refrerensi lain. akan diajarkan caranya mencari dan mendapatkan referensi tersebut.

               Dari kelima langkah ini dilakukan dalam 2-4 minggu, apapun hasilnya diminta untuk diberikan tulisan ini ke Prof.eko diakhir bulan.Setelah jadi buku (biasanya beliau minta minimal 100 halaman ) dan akan diserahkan draft kepenerbit Andi Jogjakarta sebagai mitra PGRI dan EKOJI CHANEL ACADEMY. Melalui tahapan ini biasanya 1-2 bulan kemudian, rombongan guru-guru yang menulis aka mendapat pengumuman terkait SIAPA SAJA YANG BUKUNYA DIPUTUSKAN UNTUK DITERBITKAN dengan revisi minor,atau dengan revisi mayor.Juga keputusan terkait dengan apakah akan diterbitkan dalam bentuk publikasi fisik atau elektronik ( keduanya sama-sama prestis).

Melalui tahapan yang didsampaikan oleh Prof. Eko para peserta kelas BM diberi kesempatan untuk menulis buku mayor  pada FEBRUARI ROMANTIS.

                Nara sumber yang hebat yang sangat menginspirasi, memberi tantangan untuk Menulis Buku Mayor Dalam Dua Minggu . 


Semangat 💪💝              





22 komentar:

  1. Keren resumenya. Semangat terus bu.

    BalasHapus
  2. Kereeen...s3mangat meresume...saalam literasi

    BalasHapus
  3. Bersama kita bisa menulis buk mantap dan keren

    BalasHapus
  4. salam untuk Kota Kupang... semoga sukses bu. ikut tantangan Prof Eko?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam balik, iya ikut menerima tantangan kendatipun masih belajar.

      Hapus
  5. Rapi.....sangat kereeeen.....berbagi tipnya donk....

    BalasHapus

tambahkan

RASA YANG TERCECER