Senin, 11 Oktober 2021

ENTAH MIMPI APA SEMALAM

 

Yosfien H. Klau

 Pagi ini agak kesiangan bangunnya, tidak seperti biasanya, 
berhubung semalam ada kegiatan meetting di group sebelah.
Saya bangun dan melakukan aktifitas seperti biasa, entah
mimpi apa semalam ada sedikit kesalahpahaman diantara
kami di rumah yang membuat hatiku sangat sedih. Semestinya
hal ini tidak boleh terjadi di awal hari baru, namun tak dapat
dielak semuanya telanjur terjadi. kata-kata lebih tajam dari
tamparan, kata-kata setajam pisau bermata dua , menikam
sampai ke lubuk hati yang terdalam. Haruskah saya menerima 
begitu saja dan menelan pil pahit itu di awal hari baru yang 
indah ini ? saya pun diam membisu seribu bahasa dan 
mensiasati hati untuk tersenyum kendatipun hati menangis.
Saya berusaha menghadirkan suka cita didalam hati, dengan 
mencoba tersenyum, dan bersenandung kecil untuk menepis 
rasa lara yang telanjur merusak perasaan sukacita saya di pagi 
ini.

Saya pun bergegas bersiap dan berangkat ketempat kerja, hati
 yang hancur selalu saja menghantui perasaanku, seribu 
tanya mengusik lamunanku. Mengapa ? kenapa ? kok begini ? saya 
pun  jujur merefleksikan diri untuk berusaha  menjawab seribu 
tanya yang menghadang di hatiku ini. Ada benarnya juga dari 
kesalahpahaman ini namun haruskah sejauh itu yang 
dituduhkan kepadaku ? Itu yang menjadi lamunanku dalam 
perjalanan, walaupun saya mengendarai sepeda motor yang 
butuh konsentrasi namun agak terusik sedikit perhatian dan 
konsentrasiku.

Puji Tuhan kendatipun konsentrasi saya terbagi, saya bisa tiba 
dengan selamat di tempat kerjaku. Sesampai ditempat kerjaku 
saya belum sepenuhnya berkonsentrasi dengan pekerjaan, 
saya langsung menuangkan rasa yang mengganjal ini kedalam 
sebuah tulisan agar sedikit terobat rasa lara dihati ini.

Semoga pil pahit yang saya telan dipagi ini sebagai pengganti 
seteguk kopi pahit yang biasanya diminum kala pagi hari 
dapat memberi sebuah refleksi yang jujur bagi kehidupan. 
Saya ambil hikmahnya semoga kopi pahit yang menjadi 
suguhan pagi ini, saya robah menjadi sukacita untuk 
melanjutkan aktivitas dihari ini. Selamat beraktivitas semoga 
Tuhan memberkati kita semua. Salam sehat salam berliterasi.
 

Tidak ada komentar:

RASA YANG TERCECER